April ini.. (..puisi kepagian)

..Sasana sepetak tanah mulai tertetes berintik air

Susut ke dalam jangat bumi.. cepat

Seperti menghirup sirup lemon

Lagi..lagi..lagi.. 

..April ini rasanya aneh,

Bukankah maret telah menghabiskan hujan?

Berganti mentari.. merentaskan bibit dan pucuk bunga?

Membuka semua kepompong sehingga hujan kupu-kupu 

..Apakah malaikat masih menangis?

Tak sudi melihat cakar-cakar manusia di dada

Atau memang bumi yang masih rindu berkah-Nya?

Karena tembolok kerontangnya tak kunjung penuh? 

..Tapi air di sana-sini kini sulit mencari jalan masuk,

mengantri ke atas hingga atap rumah

Di sana sini juga urung meresap..

sehingga longsoran menimbun ‘hidup”.. hidup-hidup 

..Bumi yang aneh..atmosfir yang cacat

Sumpah serapah yang aneh..

manusia-manusia yang pusing

Rasanya kunci kombinasi kehidupan memang makin menjauh

Bergeser..

Tak kunjung “klik”!

by /Tiwi (lkw) 09/03/2008

No comment »

… Thole…

Seruput nikmat menyertai kopi panas

Kalau lari ke dalam benak..

Sesaat kemudian ketemu ingatan

Benar dia orangnya..” 

Ani-ani ditangan, Pacul di pundak,

sarung di pundak

Tanggung jawab di pundak

Setengah berlari lalu ke belantara hati 

Stop..!!

Berhenti di pematang sawah, terbelalak!

Dia lupa banjir dua malam lalu menghapus impiannya ..

padi kuningnya lenyap.. senyap… 

Jadi bukan harum kopi lagi yang menyegarkan ingatan

Tapi bau busuk campuran tikus-tikus ngambang

Melantakkan harapnya.. terjongkok tergugu.. pilu.. 

“Benar dia orangnya..

Orang yang terpilih Tuhan meneruskan hidupku..

Dia anakku..

Tapi Thole-ku.. padi uang sekolahmu terendam banjir…”

by /Tiwi (lkw) 09/03/2008 :

*Thole… panggilan anak laki-laki bagi rakyat jawa tengah/jawa timur sama dengan Ujang di jawa barat.. atau Entong bagi masyarakat Betawi. 

Menggit rasanya, musibah.. memang selalu datang di waktu yang tak pernah tepat.. Na’udzubillah.. Sementara masa depan sayang berkompromi dengan sang waktu.. Hanya uluran tangan sesama, dapat merajut titiannya kembali.. Tanpa pamrih, dikerjakan hanya karena ibadah mohon ridho pada Sang Khalik.. amin.

No comment »

kiDung bULan sElaNcar hAti

Membawa kidung bulan di selancar hatinya

..seorang wanita terunduk sayu

berjalan di kebun pikirannya

sambil coba mengurai serat-serat kalbu..

Helai-helai bayangnya di titi angin..

menyibak kisah-kisah temaram riang dunianya

Teringat dia pernah pias dalam senyum dan tangis yang dicandai..

melahirkan impian bangunan kokoh jiwa

Sayang..,  kadang angin malam terasa liar..

bagi tubuhnya yang tipis, sehingga kaku telapaknya

menggenggam sepenggalan bintang

yang cuma dengan itu dia tetap bertahan..

————

“pppssst.. bawa daku bulan…”

 rangkaian hening 02/02/2008 by /tiwi (lkw)

No comment »

..Tik Tok .. ..Tik Tok ..

“Sementara biarlah begini.. nanti dia akan mengerti,

mereka juga mau mengerti, kita bebas dimengerti”

Berbait-bait bilur terbetik di kubang bimbang..

Mengambang dalam ambang antara Mars dan Venus

Dalam gundah lalu lalang kumbang..,

di jalan-jalan kota tetangga.

Tanya yang melantun kini, menjawab apa yang dirasa.. “Menjawab..??”

Memuaskan apa yang diingin.., “Memuaskan..??”

Kalau kau pernah membaca, kiranya manusia memang sulit terpuaskan

Seketika menentang kebenaran, meninju kenyataan

walau terpelanting melawan nurani..

terbatuk-batuk antara akal dan ego..

Saat ini.. biarlah alam yang membuktikan

ketika kebahagiaan menyapa kebenaran dan sabar

atas kerja tangan Tuhan di kubikalnya waktu

..yang seperti jalan ditempat tapi sesungguhnya sudah kemana-mana..

” tik.. tok.. tik.. tok.. “

Hening di 02/02/2008 by /tiwi (lkw)

Di semua sisi kehidupan, pernahkah kawan merasa suatu rasa penasaran? Ingin dimengerti, dipenuhi, yang ujung-ujungnya bermuara pada suatu rasa frustasi..? Pernahkah terpikirkan solusinya? Waktu masa kanak2, pasti solusinya masih bisa dibantu dengan merengek, berteriak lalu orang dewasa akan cepat-cepat menghampiri mencarikan jalan keluar. Ketika kita bertambah usia.. seolah gantian, jiwa kita yang tertantang memberikan solusi buat diri maupun orang lain.. Menjaga supaya tidak sampai pada ujung rasa yang paling berbahaya, frustasi.

Kehidupan mengajarkan..tahap-tahap usia menuntun manusia pada kedewasaan pola pikir..

Yang jadi masalah kadang manusia termasuk kita (Kita..? Elu aja kali gw engga’.. hehe) kadang sulit menyeimbangkan sesuatu. Tapi percaya kawan.. dengan do’a, pasti kita tertuntun menjadi sabar dan terkumpul pada orang-orang yang sabar atau orang-orang yang membutuhkan kesabaran qt dan sebaliknya tanpa persahabatan/hubungan kasih sayang terluka sedikitpun… :)

No comment »

Benar..

Terik mentari yang menyengat di siang hari

Membuatku seakan melihat fata morgana

Sebuah air terjun yang mengalir.. Begitu indah

Ketika ku mendekat.. ah hilang semua tanpa bekas..

Yah.. tak ubahnya negeri ini

Semuanya berfatamorgana suatu saat

Tapi sekali mata mengerjap? 

Teror menghempasnya menjadi lantak mimpi

Bencana demi bencana menghisap air mata hingga kering menyesap

Janji harap yang ada bagai saputangan menyeka sementara

Karena helainya selalu lepas

disong song rong rong sana sini

Terpikirkah tak ada yang saling cerdas mendukung?

Tikuspun sadar dendam hanya membawa keterpurukan

Anak-anak negeri sudah tidak bahagia

..bahkan tanah dan air

Fatamorgana..?

Benar oase yang hilang…

20/01/08 : ….4 baris pertama milik Dian lagi. Dian memang begitu, suka ngirim puisi lewat sms tapi cuma 4 baris ajah..

Karena penasaran, perasaan ngebacanya jadi nanggung banget, eh jadi tergelitik ‘membahasnya’ lebih lanjut deh.. Asik juga..

No comment »

DeWi BulaN kePalaN HaTi

full-moon.jpgmercusuar-light.jpgmoon-angel.jpgdolphin-heart.jpg

Aku duduk di atas bukit sambil memandang keindahan langit

Tapi kenapa tiada satu bintang yang bersinar?

Hanya sebuah bulan yang menerangi malam ini

Aku terus menatap bulan itu, hingga ku terlelap tidur ..

Tapi sentuhan Dewi Bulan membawaku melaut

Mencari secercah mercusuar.. ‘tuk memanggil sang bintang

Wajah – wajah kini jadi basah tawa di bebuih yang memercik,

Segar sukma kokoh terbasuh layun jiwa keharuman laut  

Dalam kekar dayung-dayung kehidupan..

Harapku menari terbawa tawa nyanyian lumba-lumba

Adakah kau lihat? Di jaring tudung payung koreografi peri – peri bintang ,

Peta-peta alam menyusun indah searah kompas hati

dan awan yang berkumpul membasuh sentuhan,

Menjemput kembali Dewi Bulan.., beranjak..

membawa serumpun bintang laut di kepalan hati

Buat hidup dan kehidupan..

Puisi kompilasi:

4 bait pertama, inspirasi dari sms Dian di medio Januari 2008, melentikan ‘aha!’ ku pada bait-bait berikut. Dian, seorang remaja putri, baru lulus SMK. Ketemu dia pas lagi sama2 mampir sholat Dzuhur di masjid Hotel Alia, depan TIM-Cikini. Asyik ngobrol2 lalu tukeran nomer HP, akhirnya dia kadang ngirim2 sms yang cuma puisi 4 bait.. Dian, seperti arti namanya : “Cahaya”, Kebeliaannya membawa senyum harap dalam cita-citanya. Kini dia membantu ibunya mengajar sebuah Taman kanak-kanak.. Allah bless your life gal..

No comment »

sEpeRti dan mEnCaRi

puzzle-heart-giving.jpg balloon.jpg dolphins-dance.jpg

Kita seperti kotak puzzle..

tanpa bentuk pasti namun menyusun kepastian

Kita seperti transformer..

Berubah-rubah bentuk menyusun lelakon

Kita seperti balon gas..

melesat ke angkasa pucuk-pucuk mimpi

Mimpi menjadi lumba-lumba, matahari bulan dan bintang

mimpi yang mengiringi hari-hari waktu

bermakna mencari arti..

Bagaimana kau tahu jemari menulis tanpa kau pikir dia menyusun?

Bagaimana kau tahu lisan terkata bila kau tahu itu menyimpang?

Bagaimana kau tau putih itu menawarkan warna

bila kau tahu warna itu justru menghitam?

Artilah yang mencari makna sewaktu kebingungan tak terbimbing cercah

sementara lilin ada menunggu api..

Januari 2008,-ketika menawarkan pematik api pada lilin hati seseorang.

Dua pribadi berbeda baiknya bisa saling mengisi seperti puzzle dan satu visi menggapai cita2 yang tinggi seperti balon (ber-gas tapi terkendali).  Lalu ketika belahan hati sedang lesu.. belahan hati yang lain pasti berusaha menyeimbangkan.. Menjabarkan pengalaman bersama selama berjalan.. menyibak lembar2 warnanya.. menata makna.. Mana yang tadinya buruk ada kemungkinan baik dan sebaliknya..

Pengalaman sebenarnya bisa membuat hidup lebih bijak dan berarti.. tapi..entahlah.. seperti kutipan orang bijak,  ”Jalan apapun yang disodorkan Allah lewat alam buat kita.. Yang membuka hidayah cuma yang Maha kuasa”.

Mau punya pengalaman se-mellow/sedramatis apapun kalau belum dirasa cukup sama Allah.. maka orang bisa tetap belum memakai akalnya..

Apa mungkin tergantung amal ibadah..? Ya wes memang durung wayaeh ‘dhong’.

(ga ngertikan…? silakan bingung dhewe..heheh)

No comment »

WhOse?

 q2.jpg q3.jpg q1.jpg

Whose gonna get up and stand for me

To open my history.. but mine?

Adakah yang berjiwa – malu untuk munafik-

Berjalan teguh bersisian membuka tabir gelap diri masing-masing?

Dunia ini cerah secerah lompong melompong

..Karena lentera hati ada, tapi..?

temaram digelap gelapkan

Gengsi menjadi menu iman keyakinan yang tak mampu

jembatani akal, ilmu, nurani dan ruh

yang tak mampu redam, kesilauan kesilauan metro

Kesenjangan itu telah jauh di atas ambang batas aman diri

Menjadi merpati sayap sebelah

Yang menyelinap sakit seperti lupus..

Aku kah merpati itu?

Atau kau..?

Januari 15, 2008- saat ku menyelinap dalam ke “kota” ku dan tak usai berpikir

Pernah ga, sengaja atau tidak terpikir sesuatu dan merenungkannya sendiri? Sambil jalan kaki atau  pas naik kendaraan..?  Menyelinap ke dalam pikiran sendiri.. Seolah-olah pikiran kita dihuni oleh orang satu kota.. riuh sama asumsi2, pendapat2, pembenaran2 padahal yang terjadi ‘hanya’ monolog bathin… ;)

No comment »

kiSses iN d moRniNg - a ButTerflY diD iT tO me :)

 beau-butterfly.jpg kiss-by-a-butterfly.jpg beau-butterfly2.jpg

In the morning sunshine,

When a chaos in train station

In drizzling rain,

When my ears crowded with any sounds

So amazing when i feel my heart is full with unsual comfort..

I just feel and thinking a wonder “Why..?”

when a splash kiss landed into my lips.  ”Woow a butterfly did it!”,

I do surprise to realize it but she flies away to the sky quickly..

Only a moment.. but a moment is true amazing, touchly

Imagine it..  in chaos crowded train station,

a butterfly came to fly and kiss my lips?

“Waaaw…”

Friends, I remember the fairy story tell about..

The butterfly around is a sign from heaven spirit

 ”O my God.. Mommy? Is that you?”

as I long for you just that the night before ?

If yes..

Please not to sign just a kiss for saying good bye :(  

03/01/2008-That early morning day.. ujan gerimis sepanjang buka pager rumah sampai stasiun kereta. Becek.. Heran orang ramai ga seperti biasanya. Ternyata dari sepagi subuh kereta memang sudah tersendat apalagi jalur Bogor-Jakarta. “Oh..rupanya jalan baru perempatan Kebon Pedes (tempat pelebaran jalan) longsooor. Kabarnya mebentuk terowongon di bawah jalur rel 1, jadi relnya miring ke samping arah Parung sekitar 20 derajat, wah buaahaaya itu buat dilewati KRL. So jalur yang dipakai jadi cuma satu, yaitu: jalur 2, jalur Jakarta-Bogor. Kebayangkan betapa Chaosnya..?

Tapi yang lebih heran lagi.. biasanya klo mo ada ‘krusuh’  begini, bangun tidur aja hati udah dege2an ga jelas.. Ini enggak.. tenaaaang banget, hening, lebut.. empuk deh (lha kok empuk). Seolah semua keriuhan orang2 panik takut terlambat kantor, protes, komentar2 soal jalur ga terdengar di telinga.

Nah pas lagi bengong begitu karena takjub dengan perasaan yang ada.. Eh tiba2 “Woiits..! Plak…” reflek tak kibas sesuatu benda terbang yg tadi nemplok di ujung bibir atas. Setelah ku liat kiri atas mengikuti arahnya terbang.. “Waaah ternyata tadi kupu2.., waduh sempet-sempetnya ada kupu2 di sta.kereta… bukannya harusnya di kebon..? Kenapa aku aja yang di cium..? Apa dia tadi mampir juga ke bibir2 org di statiun?”

Ku ingat cerita dongeng, Inget filmnya Robbin William yg dia peranin kisah nyata seorg dokter? Bahwa kupu2 itu jelmaan dari roh baik orang2 terkasih..

Nah entah bener entah enggak.. aku jadi inget Ibu.. airmataku jadi menitik dikiiit deh takut ketauan org2.. intinya I long for my own mommy which i never remember her face.. “hiks…”

No comment »

srEnGeNge hAti BuNda siTi HajAr

  putih-hati-spt-siti-hajar.jpg berjalan-melintasi-gurun.jpg putih-hati-spt-siti-hajar.jpg

Berbaris rapat ..Syafa … Marwah..

Dalam lari kecil seperti prajurit semut putih

Mencari “sinar srengenge” yang memancar,  

dari keikhlasan peluh hati seorang Bunda..

Detik berlalu berdegup deru debu dinafasnya

Saat ingin membasuh dahaga sang “pemula jalan”

Dipeluh kisah meraba hati Bunda Hajar ..

Diliput dzikir bersurban niat..

Saat tiada galau.. Hanya yakin Kau semata.. Akhirnya..

Terbayarlah jawab diujung senyum Bunda

Memancar air kehidupan di lemah mungilnya kaki Ananda Ismail..

yang mengetuk-ngetuk bumi seperti membuka pintu doa..

doa keyakinan sang Bunda piara.

Ramadhan 1428, saat teringat sang “kekasih hati” yg mengumpulkan usahanya untuk berhaji di tahun2 mendatang. “InsyaAllah..”

Hmm.. masih ingat saat terharu mendengar kabar, uang gajian disisihkan untuk tabungan haji. Hanya waktu dan pengalaman yang akan meneguhkan cita-citanya.  Tak usai doa dan harapan, semoga cita-citanya berhaji-nya tetap teguh… tidak dikikis keimanan yang mmm mungkin gampang terbolak-balik..

Seperti orang bijak bilang .. “keimanan itu bisa terbolak-balik semudah membalikkan telapak tangan..” Tatut kaan..   :o

 

 

No comment »