DeWi BulaN kePalaN HaTi


full-moon.jpgmercusuar-light.jpgmoon-angel.jpgdolphin-heart.jpg

Aku duduk di atas bukit sambil memandang keindahan langit

Tapi kenapa tiada satu bintang yang bersinar?

Hanya sebuah bulan yang menerangi malam ini

Aku terus menatap bulan itu, hingga ku terlelap tidur ..

Tapi sentuhan Dewi Bulan membawaku melaut

Mencari secercah mercusuar.. ‘tuk memanggil sang bintang

Wajah – wajah kini jadi basah tawa di bebuih yang memercik,

Segar sukma kokoh terbasuh layun jiwa keharuman laut  

Dalam kekar dayung-dayung kehidupan..

Harapku menari terbawa tawa nyanyian lumba-lumba

Adakah kau lihat? Di jaring tudung payung koreografi peri – peri bintang ,

Peta-peta alam menyusun indah searah kompas hati

dan awan yang berkumpul membasuh sentuhan,

Menjemput kembali Dewi Bulan.., beranjak..

membawa serumpun bintang laut di kepalan hati

Buat hidup dan kehidupan..

Puisi kompilasi:

4 bait pertama, inspirasi dari sms Dian di medio Januari 2008, melentikan ‘aha!’ ku pada bait-bait berikut. Dian, seorang remaja putri, baru lulus SMK. Ketemu dia pas lagi sama2 mampir sholat Dzuhur di masjid Hotel Alia, depan TIM-Cikini. Asyik ngobrol2 lalu tukeran nomer HP, akhirnya dia kadang ngirim2 sms yang cuma puisi 4 bait.. Dian, seperti arti namanya : “Cahaya”, Kebeliaannya membawa senyum harap dalam cita-citanya. Kini dia membantu ibunya mengajar sebuah Taman kanak-kanak.. Allah bless your life gal..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: