Benar..


Terik mentari yang menyengat di siang hari

Membuatku seakan melihat fata morgana

Sebuah air terjun yang mengalir.. Begitu indah

Ketika ku mendekat.. ah hilang semua tanpa bekas..

Yah.. tak ubahnya negeri ini

Semuanya berfatamorgana suatu saat

Tapi sekali mata mengerjap? 

Teror menghempasnya menjadi lantak mimpi

Bencana demi bencana menghisap air mata hingga kering menyesap

Janji harap yang ada bagai saputangan menyeka sementara

Karena helainya selalu lepas

disong song rong rong sana sini

Terpikirkah tak ada yang saling cerdas mendukung?

Tikuspun sadar dendam hanya membawa keterpurukan

Anak-anak negeri sudah tidak bahagia

..bahkan tanah dan air

Fatamorgana..?

Benar oase yang hilang…

20/01/08 : ….4 baris pertama milik Dian lagi. Dian memang begitu, suka ngirim puisi lewat sms tapi cuma 4 baris ajah..

Karena penasaran, perasaan ngebacanya jadi nanggung banget, eh jadi tergelitik ‘membahasnya’ lebih lanjut deh.. Asik juga..

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: